Atraksi Laut hingga Langit di Taman Nasional Togean

Taman Nasional Togean menyajikan atraksi laut hingga langit yang luar biasa. Selain Terumbu Karangnya yang fenomenal, tempat ini juga menjadi favorit para wisatawan pecinta burung.  Dewi Cholidatul Seorang wisatawan sedang bersantai di bawah pohon kelapa, di Pulau Kadidiri, Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah. Kepalanya menengadah, seolah tak terusik dengan terik matahari. Ia

Kala Es Mencair di Puncak Jaya

Pemanasan Global yang terjadi bulan lalu, tak hanya melelehkan es di kutub Utara. Puncak Cartensz, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Lorentz, Papua, turut menjadi korbannya. Dewi Cholidatul Sege Home menyalak gelisah. Matanya memandang ke Puncak Cartensz, Taman Nasional Lorentz, Papua. Ini tak biasa. Kulitnya terlampau sensitif untuk merasakan hawa panas yang

Si Cantik Jamur Pengantin

Banyak penelitian yang mulai mengulas khasiat jamur pengantin ini. Beberapa negara bahkan telah mengembangkannya sebagai tanaman obat ataupun pangan. Sayangnya, di Indonesia, ia hanya menarik bagi lalat. Dewi Cholidatul Sebatang jamur menyembul di sebatang pohon tumbang yang telah rapuh di Suaka Marga Satwa Bukit Rimbang Bukit Baling. Kepalanya berbentuk kerucut, berwarna kecokelatan.

Si Hidung Mancung yang Tersisih

Populasi Bekantan semakin menyusut menyusul kerusakan hutan mangrove di Taman Nasional Gunung Palung Dewi Cholidatul Seekor monyet kecil berhidung mancung 'berlari-lari' di cabang-cabang pohon mangrove di tepian muara sungai, kawasan Taman Nasional Gunung Palung, Kalimantan Barat. Di atas pohon tepat di tepian sungai itu, ia berhenti. Perutnya berkeriuk minta diisi. Tapi, pucuk-pucuk

Saat Terumbu Karang Memutih

Kekhawatiran melanda gerombolan terumbu karang yang menghiasi sejumlah pantai di Indonesia, menyusul adanya fenomena super elnino yang diperkirakan terjadi sejak April-Agustus mendatang. Dewi Cholidatul Gerombolan karang meja sepanjang teluk Permisan, Taman Nasional Meru Betiri, Banyuwangi. Warnanya yang hijau lumut seolah pudar dan berubah menjadi warna putih, tersengat matahari. Seekor ikan hias berenang

Macaca Ochreata yang Tergusur

Kelaparan dan berkonflik dengan manusia di Tahura Nipa-Nipa membuat kawanan monyet hitam ini "bermigrasi" ke Alun-Alun kota Kendari. Tapi malang, selongsong senapan angin justru menembus bagian perutnya. Dewi Cholidatul Tubuh legam seukuran lengan orang dewasa itu tergeletak tak berdaya di trotoar alun-alun Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Bulu-bulu yang menyelimuti sekujur tubuhnya ikut

Lebih Dekat dengan Gajah Sumatera

Taman Wisata Alam Seblat menjadi salah satu tempat yang menyuguhkan interaksi langsung dengan berbagai jenis binatang liar Khas Sumatera. Dewi Cholidatul Langit malam bersih dari awan. Menyajikan gemintang yang berkerlap-kerlip, membentuk barisan dan gugusan. Beberapa diantaranya tak terlihat, tertutup rerimbun dahan yang menjulang. Di kejauhan, terdengar suara beberapa ekor gajah yang belum tidur.

Si Raksasa Jinak Diambang Kepunahan

Tingkat vertilitas yang rendah pada ikan Manta tak sebanding denga tingginya eksploitasi yang dihadapinya. Mitos tentang kemampuan insang di bidang kosmetik dan kesehatan membuat satwa raksasa ini diburu. Dewi Cholidatul Seekor ikan pari berenang tergesa di perairan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Tubuhnya yang raksasa membuatnya sempat merasa putus asa, karena

Si Capung Langka dari Gunung Sahendaruman

Capung jarum menjadi salah satu indikator air bersih. Predator paling mengerikan di kerajaan hewan ini kini tercancam punah karena karena polusi dan perburuan para kolektor. Dewi Cholidatul Seekor capung bersembunyi di balik daun sebatang pohon yang menjulang di sekitar aliran sungai yang terdapat di kaki Gunung Sahendaruman di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi

Nasib Miris Digilas Emas dan Sawit

Pohon tengkawang tak lagi populer setelah tanaman ekspansionis sawit menjarah hutan-hutan lebat di Kalimantan. Berbagai aktivitas penambangan emas turut menggusur keberadaannya di hutan hujan tropis. Dewi Cholidatul Sebatang pohon Shorea stenoptera berdiri tegak di Cagar Alam Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Pohonnya tinggi menjulang ke atas langit. Cabangnya banyak, daunnya rimbun. Pohon bernama

Top